Sosok

Abdullah Harahap

2010-12-08

Karya kolaborasi Jakarta-New York-Yogyakarta yang menginterupsi gelombang buku-buku metropop, menawarkan horor sebagai perenungan.

Sica Harum

MUNGKIN Anda tak tahu Abdullah Harahap, pun tak merasa penting mengetahuinya atau tidak. Abdullah cuma menulis cerita horor picisan seputar balas dendam, pembunuhan, motif-motif cerita setan, dan arwah penasaranyang dibumbui seks pada era 70-80-an. Simak saja judul-judulnya, antara lain Penunggu Jenazah, Babi Ngepet, sampai Perawan Tumbal Setan.Selengkapnya..

  • Edisi Cetak Terbaru


Laporan Khusus

Sumut Gempar Ajang Promosi Terpadu Pariwisata, Budaya

2010-12-08

Written by Syafri Harahap on Friday, 03 December 2010 03:58

MEDAN (Waspada): Gubernur Sumatera Utara diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, SDA dan Keuangan Hj R Sabrina Msi membuka secara resmi pelaksanaan Sumut Gempar (Gema Pariwisata) Sumut di Lapangan Merdeka Medan, Kamis (2/12).
Even ini merupakan ajang promosi terpadu pariwisata dan budaya serta peluang investasi dan perdagangan yang bertujuan meningkatkan citra dan perkembangan dunia kepariwisataan Sumut.

Peresmian Sumut Gempar Sumut ditandai dengan pemukulan Gondang oleh Sabrina didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut Drs Naharuddin Dalimunte, Sekretaris Disbudpar Sumut Drs Sudarno, perwakilan konsulat negara asing yang disaksikan ratusan pengunjung.

Sabrina dalam sambutannya menyampaikan kebudayaan dan pariwisata memegang peranan penting dalam pembangunan bangsa dan negara. Kebudayaan dapat memperkuat persatuan dan kesatuan serta jati diri. Sedangkan kepariwisataan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pariwisata merupakan langkah awal dalam mendatangkan investor ke suatu daerah sehingga terciptannya peluang berusaha dan bekerja serta berkarya melalui industri kreatif.
Untuk itu Pemerintah Provinsi Sumut, mengajak dan menghimbau dan meyakinkan kepada masyarakat, pengusaha dan seluruh jajaran pemerintah agar pariwisata dijadikan salah satu strategi di dalam pembangunan ekonomi Sumut. Mengingat sumber daya mineral akan habis terpakai, sedangkan kepariwisataan dapat melestarikan lingkungan alam dan menggerakan ekonomi secara berkelanjutan.

Pihaknya berharap Gempar Sumut yang digelar untuk kedua kalinnya ini mampu meningkatkan citra kebudayaan dan pariwisata Sumut dan mendapat tempat di hati masyarakat lokal, luar Provinsi Sumut dan masyarakat internasional. “Ini menunjukkan sekaligus Sumut aman untuk dikunjungi dan aman untuk melakukan investasi,” ujarnya.
Dalam mewujudkan upaya tersebut, Pemprovsu mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Sumut, untuk bersamasama mensukseskan kegiatan Sumut Gempar 2010 yang diselenggarakan 25 Desember. “Semoga kegiatan ini dapat membawa manfaat dan hasil yang lebih baik kepada masyarakat dan kemajuan serta peningkatan kesejahteraan perekonomian Sumut,” katanya mengakhiri.(m41). * http://waspadamedan.com *Gambar : http://kaskus.us