Sosok

Abdullah Harahap

2010-12-08

Karya kolaborasi Jakarta-New York-Yogyakarta yang menginterupsi gelombang buku-buku metropop, menawarkan horor sebagai perenungan.

Sica Harum

MUNGKIN Anda tak tahu Abdullah Harahap, pun tak merasa penting mengetahuinya atau tidak. Abdullah cuma menulis cerita horor picisan seputar balas dendam, pembunuhan, motif-motif cerita setan, dan arwah penasaranyang dibumbui seks pada era 70-80-an. Simak saja judul-judulnya, antara lain Penunggu Jenazah, Babi Ngepet, sampai Perawan Tumbal Setan.Selengkapnya..

  • Edisi Cetak Terbaru


Berita Daerah

Suhu di Medan 35 Derajat Celcius

2010-05-11

Anomali cuaca yang tajam dari hujan, kemudian segera menjadi panas, kembali masih terus terjadi di Kota Medan dan sekitarnya.
“Dimungkinkan hujan turun dalam hitungan jam, kemudian panas lagi karena kelembapan udara di Medan tinggi,”ujar Kepala Bidang Dara dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan Hendra Suwarta, Minggu (28/3).

Hujan bersifat lokal, tetapi peluang banjir masih terjadi di pantai timur dan pantai barat. Hujan kiriman yang dimungkinkan terjadi di banyak daerah mengingat curah hujan di Kota Medan dan derah-daerah lain di Sumatera Utara diperkirakan masih diatas normal, yakni lebih dari 100 milimeter. Di Kota Medan, misalnya, jika Karo hujan deras dan lama, potensi banjir akan terjadi di Kota Medan. Hal serupa bisa terjadi di Asahan atau Tanjung Balai. Jika di Tobasa hujan deras dan lama, Asahan dan Tanjung Balai bisa banjir.

Daerah yang kering hanya terjadi di beberapa titik di kawasan Kabupaten Asahan dan Kabupaten Labuhan Batu, kekeringan terjadi lebih karena topografi kedua daerah itu. Adapun potensi kebakaran hutan di Sumatera Utara masih rendah karena hujan yang masih tinggi. ”Sampai saat ini belum terlihat adanya hot spot (titik api) di Sumatera Utara dan Aceh. Di Riau sudah terlihat,tetapi jumlahnya sedikit,”ujar Hendra Suwarta.

Adapun kecepatan angin mencapai 50 knot diperkirakan terjadi di pantai timur Sumatera Utara hingga kawasan Kabupaten Asahan. Sementara di kawasan Labuhan Batu, kecepatan angin kurang dari 50 knot. Situasi gelombang laut mulai tenang setelah bulan lalu tinggi gelombang 3 meter. Ombak tinggi mencapai 2 meter dimungkinkan terjadi di perairan Mentawai dan Aceh. Di pantai timur Sumatera Utara dari Medan, hingga ombak mencapai 1 meter.

”Peringatan khusus tetap kami lakukan pada daerah banjir, terutama akan munculnya banjir kiriman. Medan bisa banjir jika hujan di Karo lebat dan sehari penuh.”kata Hendra Suwarta. Curah hujan di Kabupaten Karo di atas normal yakni mencapai 100 milimeter sebulan.

Beberapa waktu lau diberitakan, memasuki musim kemarau, kekeringan di wilayah Pualau Sumatera semakin meningkat. Kondisi itu mendorong tren peningkatan titik api di beberapa provinsi yang memang memiliki riwayat sebagai penghasil asap setiap tahunnya. Berdasarkan pantauan satelit NOAA 18, pada awal Maret jumlah titik api di Pulau Sumatera mencapai 61 titik dan Provinsi Riau menjadi wilayah penyumpang asap terbesar dengan 25 titik api. Akan tetapi, pada awal kemarau ini titik api masih akan berfkutasi tajam karena cuarh hijan masih cukup tinggi.

Kondisi titik api di Sumatera pada awal Maret lalu sempat menunjukkan kecenderungan meningkat.
Pada 4 Maret tercatat 29 titik api, kemudian menurun menjadi 21 titik api keesokan harinya. Namun, kondisi itu hanya sehari saja karena pada tanggal 6 Maet titik api meningkat lagi menjadi 24 titik api dan kemudian mencapai 61 titik tanggal 7 Maret. *www.sumutprov.go.id